Inspirasi Kecil dari Jalan Raya

Anggap saja aku adalah seseorang yang berada di pinggir jalan, berhenti entah untuk apa.
Hujan? Tidak.
Macet? Tidak.
Mogok? Juga tidak.

Aku sendiri nggak tau kenapa bisa berhenti disini. Tempatnya teduh, dan aku bisa melihat jalan dengan leluasa.

Waktu terus berjalan, aku belum bosan untuk duduk dan hanya mengamati jalan.
Tunggu. Aku mulai tertarik dengan sesuatu. Ada sebuah kendaraan dengan sopir yang sama, sejak tadi terus lewat di depanku. Dan aku mulai penasaran, apa yang diangkutnya?

Makanankah?
Minumankah?
Mobilkah?
Hewankah?
Aku hanya bisa menebak karena bak belakang tertutupi oleh sesuatu, entah apa.

 Sebenarnya, aku ingin memberhentikan kendaraan itu. Karena, aku takut jika masih terus penasaran dan nantinya kendaraan itu nggak lewat lagi.
Tapi, aku takut juga kalau sopirnya marah lalu benar-benar pergi dari jalan itu.
Aku harus bagaimana?

Menit menit terus berlalu.
Tiba-tiba seseorang datang, dan menanyakan mengapa aku duduk disitu terlalu lama.
Aku menjawab, disini nyaman, dan aku juga merasa aman karena banyak orang disini.

Orang itu duduk disampingku dan terus mengajakku mengobrol, mungkin ia juga sedang menunggu untuk sesuatu?
Entahlah.
Perutku mulai keroncongan, dan tanpa ragu orang itu mengajakku pergi ke rumah makan.
Anehnya, aku bisa melupakan semua rasa penasaranku dan mengikuti orang itu untuk pergi dari tempat ini.

Apa yang terjadi?

Sambil membayangkan suasana di bawah pohon.
Kamis, 23 April 2015.
- Jaep // @jaepramuditaa.

[Read this on my Tumblr : j-a-e-p.tumblr.com/]

Komentar